Rabu, 14 Desember 2011

Sejarah MS-DOS Berikut Spesifikasi dan Perintahnya

Sebelum membahas lebih jauh mengenai operasi DOS, alangkah baiknya kita meninjau kembali sejarah DOS sampai versi DOS yang terakhir serta keunggulan masing masing versi.
DOS 1.0
Versi DOS 1 .0 merupakan versi DOS paling awal. Kemunculan versi ini dihubungkan dengan munculnya komputer IBM PC. DOS versi ini sangat sederhana dan kemampuannya terbatas. Bisa dipastikan, sekarang versi DOS ini tidak pernah dipakai lagi, karena hampir semua software yang dipakai dibawah sistem operasi DOS tidak lagi mendukung versi DOS ini. Versi 1.0 mempunya satu versi perbaikan yaitu versi 1.1. Pada versi ini ditambahkan kemampuan untuk mengakses disk drive dengan kapasitas 320 kilobyte. Seperti versi 1.0, versi 1.1 ini tidak dipakai lagi dalam operasi komputer.
DOS 2.0
DOS versi 2.0 yang paling pertama dikeluarkan adalah PC-DOS 2.0 yang dikeluarkan pada bulan maret 1983 bersama munculnya komputer baru dari IBM yag diberi nama PC/XT . Karena versi 2.0 mempunyai beberapa kesalahan program (debug), maka untuk memperbaiki versi sebelumnya tersebut, pihak IBM mengeluarkan versi 2.10.
Pihak Microsoft yang merupakan pembuat DOS dengan lisensi yang dijual kepada IBM, juga mengeluarkan versi 2 dari DOS dan diberi nama MS-DOS versi 2.11. DOS ini dikeluarkan pada akhir tahun 1983. Berbeda dengan PC-DOS versi 2.10, pada versi ini terdapat suatu perintah yang tidak terdapat pada PC-DOS, yaitu perintah country yang berguna untuk mengatur operasi tanggak dan waktu yang berlaku pada suatu negara. Pada PC-DOS , fasilitas ini baru terdapat pada versi 3.20.
DOS 3.0
Yang dimaksud dengan DOS 3.0 adalah PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05 yang merupakan DOS yang dikeluarkan untuk mendukung computer baru waktu itu yang disebut computer AT (advanced Technology). Versi ini mendukung pemakaian disk drive dengan kapasitas 1.2 megabyte dan pemakaian RAMDisk (VDISK) dengan menggunakan extended memory yang tidak dapat dipakai langsung oleh DOS versi ini.
DOS 3.1
Pada maret 1985,secara bersamaan pihak IBM dan Microsoft mengeluarkan versi baru dari DOS yang diberi nama DOS 3.1. Kelebihan DOS ini adanya dukungan terhadap system network computer dan merupakan perbaikan terhadap kesalahan pada versi DOS 3.0.
DOS 3.2
Pada akhir tahun 1985, pihak IBM memperkenalkan PC – DOS 3.2 dikeluarkan bersamaan dengan diluncurkannya computer laptop. PC-DOS 3.2 mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 kilobyte yang biasanya dipakai pada computer laptop.
DOS 3.3
IBM pada tahun 1987 mengeluarkan versi DOS 3.3. PC-DOS 3.3 merupakan DOS yang terkenal di Indonesia karena kemunculannya bersamaan pada saat bangsa Indonesia sedang gencar – gencarnya belajar komputer. Hingga kini masih banyak pemakai komputer yang menggunakan DOS versi ini. Kemampuan DOS 3.3 yang ditambahkan dari DOS sebelumnya adalah kemampuan memakai harddisk sebanyak 32 megabyte per logical drive (1 drive logika).
DOS 4.0
DOS 4.0 mempunyai 3 versi DOS yaitu PC-DOS 4.0, PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01. PC DOS 4.0 merupakan versi pertama yang dikeluarkan pada bulan juli 1988. Karena, DOS ini banyak kesalahan maka dikeluarkan PC-DOS 4.01. Versi DOS 4.0 mempunyai fasilitas Shell dari DOS untuk mengontrol kerja computer dengan system menu.
DOS 5.0
Setelah menunggu 2 tahun lebih, pada pertengahan tahun 1991 muncul kembali versi DOS yang dinanti nanti oleh semua user komputer. Versi DOS ini disebut dengan DOS 5.0 yang terdiri atas PC-DOS 5.0 (IBM DOS 5.0) dan MS-DOS 5.0. Pada versi ini terdapat fasilitas baru seperti MIRROR, UNDELETTE dan UNFORMAT yang menambah kemampuan DOS sendiri. Jadi, dapat dismpulkan penambahan baru terhadap DOS 5.0 ini sudah tidak perlu diragukan lagi.
DOS 6.0
Pada bulan maret 1993, Microsoft kembali memperkenalkan versi terbaru dari DOS, yaitu DOS 6.0. Pada versi ini dilakukan penambahan beberapa utility baru dan penambahan perintah – perintah konfigurasi sistem dan batch file. Utility yang ditambahkan umumnya sudah cukup terkenal seperti MSAV (Microsoft Antivirus) , yang merupakan bentuk lain dari CPAV (Central Point Antivirus). DoubleSpace yang berguna untuk melipatgandakan isi media penyimpan, dan lain lain.

Perintah internal MS-DOS

 Contoh sintak: dir c:, menampilkan daftar file pada drive c:
  • del, untuk menghapus satu atau beberapa file
 Contoh sintak: del file.txt, menghapus file.txt pada direktori aktif
  • copy, untuk menyalin file dari satu direktori ke direktori lainnya
 Contoh sintak: copy a:file.txt c:file.txt, menyalin file.txt dari drive a: ke c:
  • ren, untuk mengganti nama file
 Contoh sintak: ren file1.txt file2.txt, mengubah nama file1.txt menjadi file2.txt
  • ver, menampilkan versi dari MS-DOS

Minggu, 11 Desember 2011

Sejarah Linux Berikut Spesifikasi Dan Perintahnya

Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.
Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan programprogram lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
Ø  RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Ø  Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi. programnya.
Ø  Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
Ø  SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
Ø  Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
Ø  WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.

Spesifikasi Linux
Berikut adalah spesifikasi PC yang sesuai untuk Linux Desktop yang digunakan untuk aktifitas perkantoran, menggunakan OpenOffice 2.xx
1.       Pentium III 400MHz – I GHz, Ram 128 MB, VGA Share, Distro yang dapat digunakan : Zencafe 1.2 D, Zenwalk, Elive 1.0 Stable
2.       Pentium III 400MHz – I GHz, Ram 256 MB, VGA Share, Distro yang dapat digunakan : Zencafe 1.2 D, Ubuntu 7.04 atau dibawahnya
3.       Pentium IV, Ram 128 MB, VGA Share, Distro yang dapat digunakan : Zencafe 1.2 D
4.       Pentium IV , Ram 256 MB, VGA Share, Distro yang dapat digunakan : Ubuntu 7.04, OpenSuse 10.2/10.3
5.       PentiumIV, Ram 512 MB, Distro yang dapat digunakan : Ubuntu 7.04, OpenSuse 10.2/10.3, Ubuntu 7.10, Linuxmint Cassandra/Celena/Daryna
Perintah Linux
Command-command Dasar server Linux dan FreebSD:
1. uname -a;id <-- untuk melihat jenis server dan id
2. /sbin/ifconfig | grep inet<-- untuk melihat ip server
3. find / -type d -perm 777 <-- untuk melihat direktori yg tidak permission denied
4. mkdir <-- untuk membuat direktori baru example: mkdir tanya-dong
5. ls -alF <-- untuk melihat semua file dalam sebuah direktory
6. wget/lwp-download/curl -f -O <-- untuk mendownload file kita kedalam server
7. pwd <-- untuk melihat lokasi direktory
8. cd <-- untuk masuk pada direktory yang dipilih
9. rm -rf <-- untuk menghapus file ato folder jg bisa
10. tar <-- untuk meng-ekstrak file zip
11. cat /etc/hosts <-- untuk melihat vhost-nya
12. echo "isi file">(nama file) <-- untuk membuat file, misal: [ echo "welcome">index.html ]
ls
Perintah ini sama seperti dir pada MS-DOS yaitu untuk menampilkan isi folder.
clear
Perintah ini sama seperti cls pada MS-DOS yaitu untuk membersihkan layar.
cd
Perintah ini tidak berbeda dengan perintah di MS-DOS yaitu untuk berpindah ke direktori lain dalam sistem. Satu hal yang berbeda adalah penggunaan backslash ( \ ) pada MS-DOS harus diganti dengan slash ( / ) pada Linux. Contohnya adalah :
cd windows\system [pada windows]
cd /home/agung [pada linux]
Lanjut :
cp
Perintah ini sama seperti perintah copy pada MS-DOS. Yaitu untuk menyalin file dari satu tempat ke tempat lain.
rm
Perintah ini sama seperti perintah del pada MS-DOS. Yaitu untuk menghapus sebuah atau beberapa buah file sekaligus.
rmdir
Perintah ini sama seperti perintah deltree pada MS-DOS. Yaitu untuk menghapus direktori kosong.
mv
Perintah ini sama seperti perintah move pada MS-DOS. Yaitu untuk memindahkan sebuah file dari satu tempat ke tempat lain.
mkdir
Perintah ini tidak berbeda dengan perintah mkdir pada MS-DOS. Yaitu untuk membuat direktori.
Pada lingkungan linux ada beberapa perintah yang sering digunakan juga, namun tidak ada pada lingkungan MS-DOS.
su
Perintah ini adalah perintah untuk berganti user menjadi Super User, yaitu user level Admin pada sistem Linux. Anda akan sering menggunakan perintah ini ketika ingin menginstall suatu program di linux dengan command line atau sekedar melakukan setting konfigurasi.
mount
Perintah yang satu ini pasti sangat asing bagi pengguna MS-DOS. Pada lingkungan MS-DOS dan Windows, sebuah drive/partisi dikenali dengan drive letter [Misalkan drive A untuk disket, drive C untuk Harddisk 1, drive D untuk cdrom, dan seterusnya] , namun pada lingkungan Linux, sebuah drive dikenali sebagai sebuah file. Misalkan saja Hardisk 1 partisi 1 dikenali sebagai file pada direktori /dev/hda1 .
Lalu untuk mengakses drive tersebut, kita perlu melakukan mounting point file /dev/hda1 tersebut pada sebuah direktori yang telah kita buat. Contoh perintah untuk melakukan mounting adalah seperti berikut :
mount -t vfat -rw /dev/hda1 /mnt/windows
Berikut penjelasan perintah tersebut :
-t vfat berarti partisi yang ingin anda akses memiliki filesystem Fat32
-rw anda memperbolehkan super user untuk melakukan read/write data pada user terebut.
/dev/hda1 adalah letak drive dan partisi anda.
/mnt/windows adalah direktori yang anda buat sebagai mounting point.
Lalu perintah ini berpasangan dengan perintah :
umount
Perintah ini berguna untuk menonaktifkan partisi dan drive yang terpasang pada sistem. Apabila drive dan partisi /dev/hda1 telah dalam kondisi mount pada direktori /mnt/windows, maka untuk menonaktifkannya cukup ketik perintah berikut :
umount /mnt/windows
Perintah lainnya yang akan sering anda gunakan, terutama saat ingin menginstall program via command prompt di Linux adalah :
tar -xvzf namafile.tar.gz
Perintah ini akan berguna untuk mengektrak file dengan ekstensi tar.gz pada sebuah folder. Program-program linux banyak yang dipaket dan dikompress menggunakan paket kompresi tar.gz.
rpm -ivh namafile.rpm
Perintah ini berguna untuk menginstall program yang dipaket dalam file berekstensi .rpm. RPM adalah paket kompresi dari Redhat yang memudahkan dalam instalasi program.
Untuk meng-uninstall program dapat menggunakan perintah berikut :
rpm -e namaprogram-versiprogram
Perintah lainnya yang mungkin sering digunakan adalah :
shutdown -r now [untuk restart]
shutdown -h now [untuk shutdown]
MD ( membuat direktori )
RD ( menghapus direktori )
Vi ( mebuat text )
Is : menampilkan isi
clear : membersihkan laju
CD : membuka direktori
rm : delete
rm dir : menghapus sub folder
MV : memindahkan direktori
SU : super user
mount : untuk mounting partisi
Unmount : menonaktifkan partisi
rpm - lvh name rpm : menginstal
Shutdown -r now ( untuk merestart )
Shutdown -h now ( untuk mematikan pc )
chown (mengganti group )
chmod (mengganti access)
Dmesg (untuk mendeteksi file)
useradd (membuat user baru)
cat (rangkaian file)
Alias (mengganti nama perintah/ ubah name)
Chgrp (mengganti group)
Cp (untuk mengcopy file ke directory)
Find (mencari file disebuah dir)
Grep (mencetak garis-garis sesuai pola)
halt (memberhentikan sistem)
host name (melihat/menunjukkan set sistem)
kill (mengirim sinyal ke proses/daftar sinyal)
login (untuk masuk kemali ke root/user anda)
logout (untuk keluar dari user/root anda)
man (paman help)
mkdir( membuat direktori )
mv (mengganti file)
rm -vi (menghapus files)
rm dir (menghapus direktori)
whoami (menunjukkan milik siapa)
talk (berbicara dengan user lain)
history (melihat file yang dijalankan)
wall / write "nama user" tty (menulis pesan ke user)
tree (melihat struktur file dan direktory)
mv (mengganti nama file/dir)

Minggu, 04 Desember 2011

Puisi Cinta Seorang Hacker

Seandainyahatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahuiport mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\> nc-l -o -v -e ke hatimu,tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouseproxy, inikah rasanya jatuh cinta sehingga membuatku seperti pecundangatau aku memang pecundang sejati whatever!


Seandainya hatimu adalah sebuah system,

ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu, pake PHP injectionTerus aku ls -la; find / -perm 777 -type d,sehingga aku tau kalo dihatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku?.apa aku harus pasang backdor "Remote Connect-Back Shell"jadi akutinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana sepertiini.


Seandainya hatimu adalah sebuah system,

saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq untukmengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus,aku akanjaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu akuakan pasang portsentry, dan menyeting error pagemu " The page cannot befound Coz Has Been Owned by Someone get out!" aku janji gak bakalan adamacelinious program atau service yang hidden, karena aku sangat sayangdan mencintaimu.


Seandainya hatimu adalah sebuah system,

jangan ada kata "You dont have permission to access it" untuk aku,kalau ga mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah....! kamu harusmenjadi sang bidadari penyelamatku.

Seandainya hatimu adalah sebuah system, ...?

Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system,

kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku!

Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudahterinfeksi virus yang Menghanyutkan, Ga ada anti virus yang dapatmenangkalnya selain ...kamu.

Selasa, 29 November 2011

Sejarah Batik Trusmi Cirebon

Keunikan motif serta corak yang dihasilkan dari batik-batik berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa, khususnya bagi kekayaan batik Indonesia.Belum ada di negara manapun yang memiliki kekayaan desain motif batik seperti yang di miliki oleh bangsa Indonesia.

Bilamana kita ingin melihat banyaknya kekayaan desain motif batik Indonesia contoh yang paling sederhana bisa dilihat di wilayah Jawa Barat saja. Walaupun masih dalam satu propinsi dan kultur budaya yang sama, tiap-tiap daerah seperti Cirebon dengan Indramayu sudah memiliki karakter dan desain motif yang berbeda. Antara Cirebon dan Garut juga memiliki perbedaan yang sangat jauh sekali dan sangat signifikan perbedaannya.

Batik Trusmi Cirebon mulai ada sejak abad ke 14. suatu daerah dimana saat itu tumbuh banyak tumbuhan, kemudian para warga menebang tumbuhan tersebut namun secara seketika kemudian tumbuhan itu tumbuh kembali. Sehingga tanah tersebut dinamakan Desa Trusmi yang berasal dari kata terus bersemi.

Asal mulanya Sultan kraton menyuruh orang trusmi untuk membuat batik seperti miliknya tanpa membawa contoh batik, dia hanya di perbolehkan melihat motifnya saja. Saat jatuh tempo, orang trusmi itu kemudian datang kembali dengan membawa batik yang telah dia buat.Ketika itu orang trusmi tersebut meminta batik yang asli kepada Sultan,yang kemudian di bungkuslah kedua batik itu (batik yang asli dengan batik buatannya/duplikat).

Orang trusmi kemudian menyuruh sultan untuk memilih batik yang asli namun sangking miripnya sultan tidak dapat membedakannya, batik duplikat tersebut tidak ada yang meleset sama sekali dari batik aslinya. sehingga sultan mengakui bahwa batik buatan orang trusmi sangat apik, tanpa membawa contoh batik yang aslinya dapat membuat batik yang sama persis.

Secara umum batik Cirebon termasuk kedalam kelompok batik Pesisiran. Namun juga sebagian batik Cirebon termasuk dalam kelompok batik Keraton. Hal ini karena di Cirebon memiliki dua buah keraton yaitu Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman, yang konon berdasarkan sejarah dari dua keraton ini muncul beberapa desain batik Cirebon Klasik seperti motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas dan lain-lain.

Beberapa hal penting yang bisa dijadikan keunggulan (ciri khas) batik Cirebon dibandingkan dengan produksi batik dari daerah lain adalah sebagai berikut :
1. Batik Cirebonan untuk desain-desain klasik tradisional biasanya selalu mengikut sertakan motif wadasan (batu cadas) pada bagian motif tertentu. Disamping itu ada unsur ragam hias berbentuk awan (mega) pada bagian-bagian yang disesuaikan dengan motif utamanya.
2. Batik Cirebonan tradisional/klasik selalu bercirikan dengan latar belakang (dasar kain) berwarna lebih muda dibandingkan dengan warna garis motif utamanya
3. Bagian latar/dasar kain biasanya bersih dari noda hitam atau warna-warna yang tidak dikehendaki akibat penggunaan lilin yang pecah sehingga pada proses pewarnaan mengakibatkan zat warna yang tidak dikehendaki menempel pada kain.
4. Garis-garis motif pada batik Cirebonan menggunakan garis tunggal dan tipis (kecil) kurang lebih 0,5 mm dengan warna garis yang lebih tua dibandingkan dengan warna latarnya. Hal ini dikarenakan secara proses batik Cirebon unggul dalam penutupan (blocking area) dengan menggunakan canting khusus (canting tembok dan bleber).
5. Warna-warna batik Cirebonan klasik biasanya dominan warna kuning, hitam (sogan gosok) dan warna dasar krem, sebagian lagi berwarna merah tua, biru, hitam dengan dasar warna kain krem atau putih gading.

Kelima ciri tersebut merupakan hal teknis keunggulan dari batik Cirebonan klasik/tradisional.
Lain halnya dengan kelompok batik Cirebonan yang termasuk kelompok batik Pesisiran. Karakter batik Cirebonan Pesisiran dipengaruhi oleh sebagaimana karakter penduduk masyarakat pesisiran yang pada umumnya memiliki jiwa terbuka dan mudah menerima pengaruh asing. Daerah sekitar pelabuhan biasanya banyak orang asing singgah, berlabuh hingga terjadi perkawinan lain etnis (asimilasi) maka batik Cirebonan Pesisiran lebih cenderung menerima pengaruh dari luar.

Batik Cirebon lebih cenderung memenuhi atau mengikuti selera konsumen dari berbagai daerah (lebih kepada pemenuhan komoditas perdagangan dan komersialitas), sehingga warna-warna batik Cirebonan Pesisiran lebih atraktif dengan menggunakan banyak warna.

Produksi batik Cirebonan pada masa sekarang terdiri dari batik Tulis, batik Cap dan batik kombinasi tulis cap. Pada tahun 1990 – 2000 ada sebagian masyarakat pengrajin batik Cirebonan yang memproduksi kain bermotif batik Cirebon dengan teknik sablon tangan (hand printing), namun belakangan ini teknik sablon tangan hampir punah, dikarenakan kalah segalanya oleh teknik sablon mesin yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang lebih besar.

Daerah penghasil produksi dan pengrajin batik Cirebonan terdapat di 5 wilayah desa yang berbeda, tepatnya daerah-daerah yang ada di sekitar desa Trusmi (pusat batik Cirebonan). Desa-desa yang berada di sekitar desa Trusmi diantaranya desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, Kalitengah dan Panembahan. Pertumbuhan batik Trusmi nampak bergerak dengan cepat mulai tahun 2000, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bermunculan showroom-showroom batik yang berada di sekitar jalan utama desa Trusmi dan Panembahan. Pemilik showroom batik Trusmi hampir seluruhnya dimiliki oleh masyarakat Trusmi asli walaupun ada satu atau dua saja yang dimiliki oleh pemilik modal dari luar Trusmi.

www.wikimu.com/batik-indonesia-ku.blogspot.com 
Motif Singa Payung

Sabtu, 26 November 2011

Wedha Abdul Rasyid, Penemu WPAP




Buat kamu yang pernah muda di era tahun 1980 dan 1990-an pasti kenal dengan yang namanya Lupus, tokoh fiksi karangan Hilman Hariwijaya, salah seorang penulis ternama pada masa itu. Pada awal kemunculannya, lupus adalah sebuah cerpen yang ditulis Hilman untuk majalah Hai di tahun 1986.
Cerpen Lupus ternyata mendapat respons yang sangat bagus di kalangan remaja karena ceritanya yang lucu dengan karakter-karakter yang unik. Lupus kemudian dijadikan novel yang membuatnya terkenal hingga ke seantero Indonesia bahkan sampai dengan saat ini.
Membahas tentang Lupus, rasanya tidak afdhol kalau tidak memperkenalkan sang illustrator yang telah menghadirkan Lupus secara visual ke pembaca. Beliau adalah Wedha Abdul Rasyid, seorang illustrator di majalah remaja  Hai yang juga sering disebut-sebut sebagai Bapak Illustrator Indonesia karena kontribusi dan karya-karyanya di bidang illustrasi dan seni rupa.
Profesi sebagai illustrator sudah dikerjakan Wedha yang malang melintang di media cetak sejak tahun 1970-an. Mulai 1977, ketika bergabung dengan majalah Hai, ia banyak membuat ilustrasi terutama karya-karya fiksi Arswendo Atmowiloto dan Hilman dengan Lupus-nya yang fenomenal. Di majalah itulah Wedha mengerjakan potret para tokoh dunia dari segala latar belakang: tokoh politik, musisi, seniman, sampai tokoh-tokoh fiktif.
Pada tahun 1990, Wedha kemudian memulai style baru untuk illustrasi gambar wajah. Hal ini menurutnya dikarenakan penurunan daya penglihatan karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga ia sulit menggambar wajah dalam bentuk yang realistis dan detail. Wedha kemudian mencoba illustrasi bergaya kubisme untuk gambarnya. Gaya ini kemudian tumbuh dan semakin populer sebagai bagian dari gaya popart bahkan hingga dengan saat ini. Gaya illustrasi ini disebut Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP), bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.
Lihat karya-karya Wedha. Bentuk dan tekniknya khas, ia gambarkan wajah para tokoh itu disusun dalam mosaik warna yang dipecah menurut faset-fasetnya. Bukan dalam pengertian kubisme, tapi lebih menggabungkan ragam warna yang harmonis sehingga membentuk tokoh yang digambarkan. Meski karyanya tidak detail, namun mampu mewakili karakter wajah dengan sangat baik.
Anda akan dapat mengenali wajah-wajah mendunia, seperti Mick Jagger, Jimmy Hendrix, Jim Morrison, The Beatles, Elvis Presley, Sting, Bono, Queen, sampai tokoh politikus sebut saja JFK, Bung Karno, Indira Gandhi, Benazir Buttho, Fidel Castro, Ahmadinejad. Juga potret Rendra, Slank, Jakob Oetama, John Lennon sampai Andy Warhol. Setelah 30 tahun berkiprah dalam dunia ilustrasi Wedha mengakhiri masa kerjanya di Kompas Gramedia.